Select your language

Jumaat Agung merupakan salah satu perayaan terpenting dalam kalendar liturgi Kristian. Ia disambut pada hari Jumaat sebelum Hari Easter (Paskah), sebagai memperingati penyaliban dan kematian Yesus Kristus di kayu salib. Hari ini merupakan momen penuh renungan dan kesedihan, namun juga sarat dengan makna kasih dan pengampunan.

Makna dan Simbolik

Perayaan Jumaat Agung bukan sekadar mengenang kematian Yesus, tetapi lebih daripada itu, ia menyoroti pengorbanan terbesar dalam sejarah Kristian. Menurut kepercayaan Kristian, Yesus yang tidak berdosa rela disalib untuk menebus dosa manusia. Ini melambangkan kasih Tuhan yang tidak terhingga dan menjadi asas keimanan bagi umat Kristian di seluruh dunia.

Cara Sambutan

Jumaat Agung disambut dengan ibadat khas yang dikenali sebagai Ibadat Jumaat Agung atau Liturgi Sengsara Tuhan. Dalam kebanyakan gereja, tiada misa atau perayaan Ekaristi pada hari ini. Sebaliknya, umat berkumpul dalam suasana hening dan penuh hormat untuk mendengar bacaan Kitab Suci, khususnya kisah sengsara dari Injil Yohanes, mendoakan seluruh dunia, serta menyembah salib sebagai tanda hormat kepada pengorbanan Kristus.

Beberapa gereja juga menganjurkan acara Jalan Salib, di mana umat mengikuti secara simbolik 14 perhentian yang menggambarkan perjalanan Yesus menuju ke Golgota. Aktiviti ini mengajak umat untuk merenung penderitaan Kristus dan meneladani ketabahan serta ketaatan-Nya.

Suasana dan Penghayatan

Berbeza dengan perayaan yang penuh sukacita seperti Natal atau Paskah, Jumaat Agung membawa suasana yang lebih suram dan hening. Hiasan di gereja biasanya dikurangkan, lilin dipadamkan, dan warna liturgi adalah merah atau hitam, melambangkan darah dan duka.

Namun, dalam kesuraman itu tersimpan harapan. Umat Kristian percaya bahawa kematian Kristus bukanlah akhir, melainkan permulaan kepada kehidupan baru yang diraikan pada Hari Paskah – hari kebangkitan.

Penutup

Jumaat Agung mengingatkan kita semua akan nilai pengorbanan, kasih sejati, dan pengampunan. Ia adalah waktu untuk merenung kembali perjalanan iman, memperdalam hubungan dengan Tuhan, dan memperbaharui komitmen untuk hidup dalam kasih dan kebenaran.

Ulasan Buku

Arkib

Pengarang Tempatan Kami

Mutiara Kata

"Kalau kamu hanya membaca buku yang dibaca semua orang, kamu hanya bisa berpikir sama seperti semua orang." - Haruki Murakami

Waktu Operasi Ibu Pejabat

Tutup Pada Cuti Umum, Kecuali Perpustakaan Tanjung Aru

088-214828, 231623 Faks: 088-270151
hq.ssl@sabah.gov.my
Jalan Tasik, Off Jalan Maktab Gaya, Locked Bag 2023, 88300 Luyang, Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia.